Cyber

Penyedia hosting Beget mulai memulihkan situs web setelah serangan siber

Penyedia hosting asal Rusia, Beget, sedang memulihkan infrastrukturnya setelah serangan siber besar-besaran. Bagaimana status situs web dan VPS saat ini?

·2 menit baca
Penyedia hosting Beget mulai memulihkan situs web setelah serangan siber

Penyedia hosting asal Rusia, Beget, telah mulai memulihkan infrastrukturnya menyusul serangan siber masif yang sangat mengganggu beberapa layanan perusahaan. Insiden tersebut berdampak pada pusat data dan membuat para pengguna kesulitan mengakses panel manajemen serta sumber daya online. Pada malam 8 November, perusahaan meluncurkan server pertama yang dirancang untuk pemulihan data otomatis dari cadangan (backup).

  • Pemulihan infrastruktur dimulai setelah serangan siber
  • Server cadangan diluncurkan pada malam 8 November
  • Layanan cloud VPS diperkirakan akan kembali beroperasi dalam 48 jam
  • Hanya separuh dari klien VPS yang mempertahankan cadangan file mereka

Status infrastruktur saat ini dan pemulihan situs web

Saat ini, infrastruktur penyedia belum sepenuhnya beroperasi secara normal, dan panel kontrol hanya dapat diakses sebagian. Pengguna mungkin masih mengalami gangguan saat berinteraksi dengan layanan perusahaan. Para spesialis terus memulihkan pusat data secara bertahap dan mengembalikan ketersediaan platform secara perlahan.

Proses pemulihan situs web dari cadangan sudah berjalan, yang memungkinkan proyek-proyek pertama kembali online. Namun, jangka waktu pemulihan penuh untuk masing-masing sumber daya dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan kerusakan dan spesifik teknisnya.

Layanan cloud VPS dan penilaian kehilangan data

Perusahaan juga telah mengumumkan persiapan untuk meluncurkan layanan cloud VPS dalam konfigurasi minimal. Pembuatan server virtual baru untuk sementara belum tersedia, dengan perkiraan pemulihan sekitar 48 jam karena para insinyur memprioritaskan penstabilan sistem inti yang sudah ada.

Berdasarkan perkiraan resmi Beget, cadangan file untuk server virtual hanya berhasil diselamatkan oleh sekitar separuh dari total klien. Sayangnya, sisa data tidak dapat dipulihkan, yang menyoroti pentingnya menjaga cadangan eksternal yang mandiri.

Implikasi bagi bisnis dan pengembang

Serangan siber berskala besar terhadap penyedia hosting utama semacam ini dengan jelas menunjukkan kerentanan infrastruktur cloud terpusat terhadap ancaman keamanan modern. Bagi bisnis dan pengembang yang mengandalkan hosting pihak ketiga, ini menjadi pengingat penting untuk menerapkan strategi cadangan yang independen dan bersifat geo-redundan.

Saat tim teknis bekerja siang malam untuk memulihkan fungsionalitas penuh, perusahaan yang terdampak harus beradaptasi, memanfaatkan sumber daya alternatif, atau menunggu masa pemulihan selesai. Insiden ini menggarisbawahi meningkatnya kebutuhan akan langkah-langkah keamanan siber yang ketat di seluruh industri hosting.

Sumber: iXBT.com

Artikel terkait